ASOSIASI PENGUSAHA INDONESIA

ASOSIASI PENGUSAHA INDONESIA

Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Manufaktur Masih Lesu, Fokus Pabrikan pada Pengembangan Mesin Pascapandemi
06 Nov 2025 14:52
Admin
93 views
1 min read
Berita umum

Penyerapan Tenaga Kerja di Sektor Manufaktur Masih Lesu, Fokus Pabrikan pada Pengembangan Mesin Pascapandemi

Industri manufaktur Indonesia saat ini menunjukkan kondisi penyerapan tenaga kerja yang relatif lamban, meskipun kinerja beberapa subsektor terus berkembang pascapandemi.

Kondisi ini muncul karena para pelaku industri cenderung mengutamakan pengembangan mesin dan teknologi otomatisasi, dibandingkan perluasan tenaga kerja manusia dalam operasional pabrik. Fokus pada investasi teknologi ini dinilai strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing jangka panjang, namun di sisi lain berdampak pada laju serapan tenaga kerja baru yang belum optimal. Meski demikian, terdapat pandangan bahwa peran manufaktur tetap penting bagi struktur ekonomi nasional, terutama dalam menyokong produktivitas dan kontribusi terhadap PDB. Belanja modal untuk teknologi dan mesin dimaksudkan untuk mendorong sektor manufaktur menuju nilai tambah yang lebih tinggi dan mendukung daya saing global. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menyeimbangkan antara modernisasi industri dengan kebutuhan menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan berkelanjutan. Perkembangan ini menunjukkan perlunya strategi kebijakan yang komprehensif, baik dari sisi pemerintah maupun dunia usaha, untuk mendukung penciptaan lapangan kerja formal yang berkualitas dalam ekosistem industri modern. Rekomendasi kebijakan termasuk percepatan upskilling dan reskilling tenaga kerja, insentif investasi yang seimbang antara teknologi dan penggunaan tenaga kerja lokal, serta kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk memperkuat daya serap tenaga kerja dalam jangka menengah hingga panjang. Dikutip dari Bisnis.com
Konsultasi